Info Karantina
  • Kami tidak mengijinkan sedikitpun segala bentuk pemberian dalam bentuk uang, barang, hadiah, janji, fasilitas dan keuntungan lain dalam pelaksanaan pelayanan karantina pertanian.

Penyelundupan Burung Asal Malaysia di Gagalkan

Penyelundupan Burung Asal Malaysia di Gagalkan

Batam – Jajaran Polair Polda Kepri bekerja sama dengan Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam menggagalkan penyelundupan 1.370 burung Murai Batu asal Malaysia, Selasa (22/11/2016) sekira pukul 19.30. Ribuan Murai Batu tersebut masuk melalui Pelabuhan Batubesar, Nongsa, Batam.

Seluruh barang bukti yang diamankan langsung diserahkan ke Balai Karantina Hewan Kota Batam untuk lakukan pemeriksaan kesehatan karantina hewan. Pemeriksaan tersebut, bertujuan untuk mengetahui apakah burung-burung itu bebas dari penyakit hewan karantina dalam hal ini penyakit zoonosi atau tidak.

Penyelundupan ribuan burung ini menurut Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam, drh. Suryo Irianto Putro, MM.,MH, para pelaku melanggar UU No 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dimana dapat dijerat pasal 5 dan pasal 9 karena burung murai tersebut tidak memiliki sertifikat kesehatan dan tidak melapor ke petugas karantina.

Wilayah pantai dan pelabuhan rakyat di Batam yang berbatasan langsung dengan Johor Malaysia sering dimanfaatkan untuk menyelundupkan berbagai barang ilegal dari negara lain seperti narkoba dan berbagai jenis burung. (Humas BKP I Batam)

About The Author

Related posts