Info Karantina
  • Kami tidak mengijinkan sedikitpun segala bentuk pemberian dalam bentuk uang, barang, hadiah, janji, fasilitas dan keuntungan lain dalam pelaksanaan pelayanan karantina pertanian.

Hasil Pemantauan HPHK BKP Kelas 1 Batam Tahun 2016

1

Batam – Tim Pematauan Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam menyelenggarakan rapat internal hasil pemantaauan Hama Penyakit Hewan
Karantina (HPHK) 2016. Rapat ini diselenggarakan di Ruang Aula lantai 2 Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Batam pada hari Senin (18/7/2016).

Tujuan rapat ini adalah untuk memaparkan hasil kegiatan pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) tahun 2016 yang telah dilaksanakan oleh Tim Pematauan Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam. Raapat dibuka oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam, drh. Suryo Irianto Putro, MM, MH. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian Kehutanan dan Peternakan Propinsi Kepulauan Riau, perwakilan Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Kehutanan Kota Batam, pejabat struktural Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Batam dan pejabat Fungsional Karantina Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Batam.

2

Tim pemantauan HPHK 2016 memaparkan hasil Pemantauan HPHK 2016 yaitu kejadian penyakit hewan yang sering terjadi yang terdiri dari parasit darah pada sapi, terutama jenis Anaplasmosis dan Theileriosis. Berdasarkan hasil pengamatan status dan situasi HPHK di kota Batam terdapat 6 jenis HPHK golongan II yang dilakukan surveilans yaitu Anaplasmosis, Avian Influenza, Theileriosis, Newcastle Disease, Jembrana dan Trypanosomosis. Berdasarkan hasil pengamatan status dan situasi HPHK di Natuna, terdapat 5 jenis HPHK yang dilakukan surveilans yaitu Anaplasmosis, Avian Influenza, Babesiosis, Theileriosis, Newcastle Disease.

Saran dari tim pemantauan HPHK 2016 yaitu perlu ditingkatkan pengawasan pada pelabuhan rakyat atau tidak resmi terhadap lalu lintas hewan serta kerjasama antara karantina dan instansi terkait dan perlu dilakukan surveilans dari BVET dan monitoring rutin oleh Karantina Hewan sebagai deteksi dini terhadap potensi adanya Hama Penyakit Hewan Karantina. Selain itu, diharapkan hubungan dan kerjasama antar instansi semakin baik terutama dalam pertukaran data dan informasi. Pembuatan Summary dari tim Pemantauan HPHK ini juga dapat dipublikasikan dalam bentuk karya ilmiah seperti Buletin IDHKI. Acara ini diakhiri dengan diskusi dan masukaan dari peserta yang hadir. (Humas BKP Batam/drh. adiningrum/Yusma)

About The Author

Related posts