Info Karantina
  • Kami tidak mengijinkan sedikitpun segala bentuk pemberian dalam bentuk uang, barang, hadiah, janji, fasilitas dan keuntungan lain dalam pelaksanaan pelayanan karantina pertanian.

BKP KELAS I BATAM BERHASIL MENGAMANKAN 153 BURUNG MURAI ILEGAL

penyitaan

Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Batam berhasil mengamankan 153 ekor burung Murai Batu asal Malaysia, pada 16 November 2015 di Pelabuhan Ferry Harbourbay, Hal ini disampaikan melalui pers release yang diselenggarakan BKP Kelas I Batam kepada wartawan media cetak, media online, dan media televisi di Batam, Jum’at (05/02/16).

“Penyelundupan dilakukan oleh seorang pria warga negara Indonesia inisial SA dan TR sebagai penampung,” ujar drh. Suryo Irianto Putro MM., MH. Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam yang di dampingin PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Karantina Pertanian drh. Ibrahim, drh. Azhar dan Yendi Azilfan SP.

SA dan TR ditangkap saat hendak keluar dari Pelabuhan Harbourbay, Batam, Kepri. Mereka diketahui membawa burung murai tanpa dokumen. Burung yang harganya Rp 5 juta per ekor tersebut diduga berasal dari Malaysia dan diangkut menggunakan kapal ferry dari Johor Bahru, Malaysia dengan menggunakan KM Mutiara Emas 3. Burung Murai Batu tersebut tiba di Pelabuhan Ferry Harbourbay melalui kapal terakhir yaitu pukul 19.30 WIB.

“Sebelum tertangkap, pelaku dua kali lolos melalui Pelabuhan International Ferry Batam Centre dan satu kali di Harbourbay,” kata kepala BKP 1 Batam.

SA diamankan anggota Polresta Barelang diluar kawasan Pelabuhan Harbourbay.”SA membawa burung Murai Batu tersebut menggunakan tas plastik dan ditenteng seperti barang belanjaan,” kata dia.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat maksimal tiga tahun dan denda 150 juta. Pelaku, melanggar pasal 31 jo pasal lima huruf a dan 8 dan pasal 9 ayat 1 UU No 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Saat ini kasus tersebut sudah P21 dan tinggal menunggu pelimpahan dari Karantina ke Kejaksaan.

“Hukuman tersebut guna memberikan efek jera pada para pelaku penyelundupan, apalagi burung Murai Batu asal Malaysia kita takutkan terinfeksi penyakit,” kata drh. Suryo.

sumber : http://intranet.karantina.pertanian.go.id/wasdak/newsite/index.php?lnk=detil_news&id=207

About The Author

Related posts