BKP Kelas I Batam
Kata Pengantar Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam PDF Print
Written by webmaster   
Friday, 15 July 2011 00:00
Assalammualaikum Wr.Wb.

Puji syukur ke hadirat ALLAH SWT atas limpahan Rahmat dan Hidayah-NYA jualah sehingga website BKP Kelas I Batam yang telah di launching sejak bulan Juni 2008 dapat disempurnakan sebagaimana yang tampil saat ini.Website ini adalah merupakan media informasi bagi masyarakat yang berisikan tentang tugas pokok struktur organisasi Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Batam, kegiatan operasional, peraturan-peraturan tentang karantina hewan dan tumbuhan serta berisikan informasi tentang teknis perkarantinaan.

Dengan disajikannya informasi tentang karantina pertanian melalui website ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang karantina, Dengan Bertambahnya wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang karantina maka diharapkan akan semakin meningkat pula kesadaran masyarakat tentang peraturan - peraturan karantina. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat tentang peraturan karantina maka secara tidak langsung akan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan karantina. Selanjutnya apabila masyarakat telah patuh terhadap peraturan karantina, maka kemungkinan masuk dan tersebarnya OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina) & HPHK (Hama & Penyakit Hewan Karantina) kedalam wilayah REPUBLIK INDONESIA semakin kecil. Dengan berhasil di cegah masuk dan menyebarnya OPTK & HPHK di dalam wilayah RI, berarti itu adalah keberhasilan institusi karantina pertanian dalam melaksanakan tugas pokoknya.

Semoga website yang sangat sederhana ini bermanfaat bagi masyarakat luas dan dapat memberikan informasi tentang perkarantinaan khususnya di pulau batam.

Wassalammualaikum Wr.Wb.

 
Pemusnahan Daging Dari Singapura PDF Print E-mail
Written by Ade Maman Rohmansyah   
Friday, 08 February 2013 09:39

 

2Batam, Pebruari 2013. Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam telah melakukan pemusnahan daging kambing kemarin pagi (07/02/2013). Daging seberat 25 Kg itu dibawa Ibu Lily, Warga Negara Indonesia yang tinggal di Batam melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre.

 

Penahanan daging kambing tersebut dilakukan oleh Buha Situmorang yang merupakan Paramedik Veteriner Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam yang bertugas di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre. Laki-laki yang akrab dipanggil Pak Buha itu, menangkap daging kambing yang dibawa Ibu Lily dari Singapura dengan menggunakan alat angkut MV. Sindo yang berangkat dari Pelabuhan Harbour Front, Singapura. Pak Buha kemudian melaporkannya kepada Drh. Ismudiyanto, selaku Medik Veteriner di wilker tersebut.

Penahanan Nomor 01/KH/II/2013 terhadap MP HPHK karena melanggar ketentuan di Pasal 5 UU No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta melanggar ketentuan Pasal 2 PP No. 82 Tahun 2000 Tentang Karantina Hewan karena tidak dilaporkan kepada petugas karantina pertanian dan tidak dilengkapi sertifikat kesehatan (Sanitary Certificate) dari Negara asal.

Menurut Pasal 21 ayat 2 PP No. 82 Tahun 2000 menyatakan bahwa dapat diberikan kesempatan kepada pengguna jasa, dalam hal ini Ibu Lily sebagai pembawa daging kambing tersebut untuk melengkapi sertifikat kesehatan hewan dari Negara asal dalam kurun waktu paling lama 3 hari dengan ketentuan bahwa Media Pembawa tersebut (daging kambing) bukan berasal dari negara, area, atau tempat yang pemasukannya dilarang serta pada pemeriksaan di atas alat angkut menurut pertimbangan dokter hewan tidak ditemukan adanya gejala hama penyakit hewan karantina golongan I dan risiko penularan hama penyakit hewan karantina golongan II.

Setelah waktu 3 hari yang telah diberikan, Ibu Lily ternyata tidak mampu melengkapi sertifikat kesehatan hewan dari negara asal dan tidak adanya rekomendasi persetujuan pemasukan. Maka, pada tanggal 7 Pebruari 2013 kemarin dilakukanlah pemusnahan.

Pemusnahan ini dilakukan oleh Drh. Ibrahim selaku Kasie Wasdak di Incenerator Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam di Sei Temiang. Pemusnahan daging kambing ini dihadiri perwakilan instansi Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam, juga dihadiri oleh instansi lain seperti Bea Cukai, sebagai saksi.

3   1_Edit

Harapannya, dengan dilakukannya tindakan karantina pertanian diatas dapat menjaga Wilayah Negara Republik Indonesia terutama Kotamadya Batam sebagai Wilayah Kerja Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam agar tetap aman dari ancaman HPHK.

....

Last Updated on Friday, 08 February 2013 10:47
 
Penolakan Kucing Anggora PDF Print E-mail
Written by webmaster   
Tuesday, 12 July 2011 00:00

Petugas Karantina Pertanian Kelas I Batam pada hari Selasa (12/7) siang berhasil mengamankan 2 ekor kucing angora berjenis kelamin jantan yang dibawa seorang warga Batu Aji-Batam yang baru saja datang dari Jakarta melalui Bandara Hang Nadim-Batam.

Menurut Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau No. 0257.b/Kdh.Kepri.524/04.09 yang menyatakan bahwa Hewan penular rabies (anjing, kucing, kera, dan sebangsanya) dilarang masuk ke dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau baik dari daerah bebas maupun daerah tertular sesuai dengan aturan atau pedoman yang berlaku. Maka dengan terpaksa kedua ekor kucing tersebut harus ditolak dan dikembalikan ke daerah asal.

“Saya tidak tahu mengenai aturan ini, kalo saja saya tahu dari kemarin, saya gak bakal mau membeli ini mahal-mahal.” Ujar sang pemilik bernama Suherman terus beralibi dan mencoba meyakinkan para petugas bahwa dia adalah orang awam yang belum paham mengenai aturan perkarantinaan. Selama seharian, ayah dari anak yang menyukai kucing terus memohon agar diberikan sedikit kebijakan agar dia bisa pulang dengan membawa kucing lucu tersebut untuk anaknya tercinta. Namun usahanya tak berbuah hasil manis karena 2 ekor kucing bawaanya tersebut datang ke wilayah bebas rabies yang sudah jelas-jelas dilarang memasukan binatang rabies seperti kucing. Terlebih lagi 2 ekor binatang lucu tersebut tidak dilengkapi dokumen-dokumen karantina.

Read more...
 
Rapat koordinasi Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam Tahun 2013 PDF Print E-mail
Written by Ade Maman Rohmansyah   
Tuesday, 29 January 2013 09:43

 IMG_9869

 

Januari 2013.  Mengawali tahun 2013 Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam mengadakan rapat koordinasi tahunan. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh hampir seluruh pegawai Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam yang terdiri dari Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam, drh. Arinaung Siregar, M.Si., para pejabat struktural, dan perwakilan dari masing-masing wilayah kerja.

 

Dalam sambutannya, kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam, drh. Arinaung Siregar, M.Si. menghimbau seluruh pegawai Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam lebih meningkatkan kinerjanya dalam menjaga keamanan hayati hewani dan keamanan hayati nabati di wilayah Negara Republik Indonesia khsusnya di wilayah Kotamadya Batam sebagai wilayah kerja Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam. Selanjutnya beliau menghimbau agar petugas Karantina Pertanian dapat mengaplikasikan 4 cara kerja dalam kegiatannya sehari-hari, yaitu : Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas.

 

Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh Kapus KKIP, Dr. Ir. Catur Putra Budiman, M.Agric., Kepala Bidang Karantina Tumbuhan Non Benih, Ir. Bambang Hesti Susilo, MSc., dan Kepala Sub Bidang Kepatuhan Perkarantinaan Tumbuhan, Karsad STP, MP. Yang pada rapat koordinasi ini berlaku sebagai narasumber.

 

Kapus KKIP, Dr. Ir. Catur Putra Budiman, M.Agric. menghimbau kepada seluruh pegawai Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam agar lebih meningkatkan kinerjanya dalam mengawasi pintu-pintu pemasukan yang tersebar di seluruh Wilayah Kotamadya Batam. Ir. Bambang Hesti Susilo menambahkan, tantangan Karantina Pertanian kedepannya akan semakin besar. Semakin ketatnya peraturan perkarantinaan memicu kinerja para petugas karantina pertanian untuk bekerja lebih ekstra kedepannya.

 

Rapat Koordinasi Tahunan ini juga membahas bagaimana Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam kedepannya. Dalam kesempatan ini juga diumumkan Surat Keputusan Kepala Balai mengenai pembagian tugas serta penempatan para pegawai Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam.

 

Di tahun 2013 ini, Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam diharapkan akan lebih baik dalam menjaga keamanan hayati hewani/nabati dari ancaman HPHK dan OPTK yang mungkin masuk ke wilayah Kotamadya Batam. Selain itu, peningkatan kedisiplinan juga menjadi salah satu tujuan yang ingin dicapai Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam di tahun 2013.

 

Last Updated on Friday, 08 February 2013 10:45
Read more...
 

Jajak Pendapat

Website ini menurut anda ?
 

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday796
mod_vvisit_counterYesterday884
mod_vvisit_counterThis week3805
mod_vvisit_counterLast week18428
mod_vvisit_counterThis month27867
mod_vvisit_counterLast month13845
mod_vvisit_counterAll days1496440

Kalender

«  August 2014  »
MTWTFSS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031